Pengertian Penyakit Rematik

Penyakit rematik sudah dikenal lama, dan sampai sekarang masih banyak menyerang penduduk dunia. Lebih dari 355 juta jiwa penduduk dunia menderita rematik. Artinya, satu dari enam orang di dunia menderita reamtik. Angka ini diperkirakan akan teerus meningkat hingga 2025 dengan indikasi 25% mengalami kelumpuhan.

Apakah sesungguhnya penyakit rematik itu? Rematik merupakan penyakit yang menyerang anggota gerak, yaitu sendi, otot, tulang dan jaringan sekitar sendi. Keluhan yang sering muncul adalah nyeri, kaku, bengkak sampai keterbatasan gerak tubuh. Nyeri pada rematik hampir sama pada saat keseleo. Namun, pada rematik disertai peradangan pada persendian dan kulit terlihat memerah akibat munculnya peradangan.

Penyebab rematik sangat bervariasi. Umumnya, dipengaruhi oleh masalah autoimun yatu sistem kekebalan tubuh berbalik menyerang jaringan persendian. Akibatnya, tulanh rawan di sekitar sendi menipis. Sebagai gantinya, muncullah tulang baru. Di saat tubuh bergerak, tulang-tulang di persendian bersinggungan. Kejadian inilah yang memicu rasa sakit dan nyeri yang tak tertahankan.

Rheumatic adalah penyakit yang menyerang tulang. Biasanya rematik akan semakin parah apabila terkena udara dingin. Ada dua golongan penyebab terjadinya rematik yaitu :

1. Kebiasaan hidup yang tidak teratur

Kebiasaanya yang tidak teratur dapat melukai energi di dalam darah. Hal tersebut disebabkan karena bekerja dalam lingkungan yang lembab, memakai baju basah berkeringat atau basah kehujanan yang menyebabkan masuknya penyebab penyakit dari luar seperti : angin, lembab, dan udara dingin ke dalam tubuh, yang akibatnya terjadi penyumbatan energi dalam tubuh.

2. Sudah ada penyakit yang mengendap dalam tubuh

Penyebab-penyebab yang telah disebut di atas apabila mengendap lama di dalam tubuh maka akan menyebabkan encok juga, karena penyebab-penyebab tersebut lama-kelamaan akan menjadi panas dan panas inilah yang menyumbat energi darah sehingga darah tidak lancar.

Posted in Penyakit Rematik | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Ciri Ciri Penyakit Rematik

Ciri ciri penyakit rematik – ciri ciri penyakit rematik adalah beberapa tanda tanda atau gejala yang bisa menyebabkan rematik ini datang dan muncul. Rematik adalah penyakit yang terjadi pada tubuh, yang mengalami rasa sakit atau ngilu sehingga terjadi pembengkakan dan peradangan. Penyebab rematik adalah kelebihan berat badan dan juga akibat dari stress.

rematik

penyakit rematik

Selain ciri ciri penyakit rematik ini, ada juga cara mencegah untuk penyakit rematik adalah dengan cara berolahraga yang rutin dan memakan jenis atau macam sayuran. Rematik ini, biasanya di alami oleh usia atau umur yang sudah lanjut. Kemudian ada juga obat rematik alami, yaitu dengan menggunakan jahe

Ciri ciri penyakit rematik 

Selain dengan pernyataan yang tertera diatas, ada beberapa gejala atau ciri ciri penyakit rematik ini. Dan berikut ciri cirinya adalah :

  • Rasa lelah yang mudah terjadi

Ciri ciri penyakit rematik adalah akan mengalami rasa lelah yang mudah terjadi. Rasa lelah ini bisa terjadi oleh siapa saja tanpa ada batasan usia atau umur sekalipun. Jenis ciri ciri inilah yang bisa memicu terjadinya rematik ini datang dan muncul. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan tubuh, terutama pada bagian sendi dengan baik dan benar, agar tidak mudah mengalami rematik ini. Yang intinya rematik ini, bisa menyebabkan peradangan dan pembengkakan, jika tidak segera diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Akan mengalami demam

Ciri ciri penyakit rematik adalah akan mengalami demam atau panas yang tinggi. Demam atau panas tinggi ini, bisa dialami oleh siapa saja tanpa ada batasan usia atau umur sekalipun. Jenis ciri ciri inilah yang bisa memicu terjadinya rematik ini datang dan muncul. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan tubuh serta sendi sendi dengan baik dan benar, agar tidak mudah mengalami rematik ini. Yang intinya rematik ini bisa menyebabkan pembengkakan dan peradangan yang parah, jika tidak segera diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Pada bagian otot akan mengalami rasa nyeri

Ciri ciri penyakit rematik adalah pada bagian otot akan mengalami rasa nyeri. Nyeri otot ini, bisa dialami oleh siapa saja. Jenis ciri ciri inilah yang bisa memicu terjadinya rematik ini datang dan muncul. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan tubuh serta otot dan sendi dengan baik dan benar, agar tidak mudah mengalami rematik. Yang intinya, rematik ini bisa menyebabkan peradangan dan pembengkakan yang parah, jika tidak segera diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Akan mengalami berkurangnya nafsu makan

Ciri ciri penyakit rematik adalah akan mengalami berkurangnya nafsu makan. jenis ciri ciri inilah yang  bisa memicu terjadinya rematik ini datang dan muncul. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan tubuh serta otot dan sendi dengan baik dan benar, agar tidak mudah mengalami rematik ini. Yang intinya, rematik ini bisa menyebabkan peradangan dan pembekakan yang parah pada sendi, jika tidak segera diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Akan mengalami depresi

Ciri ciri penyakit rematik adalah akan mengalami depresi. Salah satu terjadinya depresi ini, karena banyaknya masalah yang datang, jika tidak bisa diselesaik dengan baik. Jenis ciri ciri inilah yang bisa memicu terjadinya rematik ini datang dan muncul. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan tubuh serta tulang dan sendi dengan baik dan benar, agar tidak mudah mengalami rematik ini. Yang intinya, rematik ini bisa mengalami peradangan dan pembengkakan yang parah pada sendi, jika tidak segera diatasi atau ditangani dengan tindaka atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Akan mengalami kurang darah

Ciri ciri penyakit rematik adalah akan mengalami kurang darah. Kurang darah ini bisa disebut dengan penyakit anemia. Dan salah satu buah penambah darah adalah buah naga. Jenis ciri ciri inilah yang bisa memicu terjadinya rematik ini datang dan muncul. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan tubuh serta otot dan sendi dengan baik dan benar, agar tidak mudah mengalami rematik ini. Yang intinya, rematik ini bisa menyebabkan peradangan dan pembengkakan yang parah dan sendi, jika tidak segera diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

  • Akan mudah mengalami kesemutan

Ciri ciri penyakit rematik adalah akan mudah mengalami kesemutan. Kesemutan ini bisa dialami oleh siapa saja tanpa ada batasan usia atau umur sekalipun. Kesemutan ini biasanya terjadi pada kaki dan tangan. Jenis ciri ciri inilah yang bisa memicu terjadinya rematik ini datang dan muncul. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan tubuh serta otot dan sendi dengan baik dan benar, agar tidak mudah mengalami rematik ini. Yang intinya, rematik ini bisa menyebabkan peradangan dan pembengkakan yang parah pada sendi, jika tidak segera diatasi atau ditangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

Ciri Ciri Penyakit Rematik 

Posted in Penyakit Rematik | Tagged , , , , | Leave a comment

Penyebab Penyakit Rematik

Penyebab Penyakit Rematik – Rematik merupakan permasalahan sendi dan juga otot yang sering dialami oleh orang yang sudah lanjut usia. rematik terjadi di karenakan ada nya peradangan dan juga pembengkakan yang dialami oleh otot dan juga sendi. Selain itu juga penyebab penyakit rematik terjadi karena sistem kekebalan tubuh terganggu, sehingga mengakibatkan menyerang sendi dan juga otot. Sehingga membuat sendi dan juga otot mengalami peradangan, sehingga bisa menjadi peradangan.

rematik

Gejala pada penyakit rematik

  • Mengalami kaku sendi saat pagi

Untuk penderita penyakit rematik, maka ketika pagi hari otot akan merasakan kaku. Bagian yang biasa nya yang mengalami kaku adalah pergelangan tangan dan juga jari jari kaki, pergelangan kaki, sendi yang berada di bahu, dan juga akan lutut kaki. Namun, jika hari semakin siang, maka sakit pun juga akan semakin berkurang.

  • Bengakak pada sendi

Rasa nyeri dan juga kaku yang di rasakan, merupakan dari efek sendi yang mengalami pembesaran atau bengkak. Karna pada penderita penyakit rematik akan mengalami sendi yang akan membengkak.

  • Lelah

Untuk penderita penyakit rematik, juga akan mudah sekali merasakan lelah. Walaupun hanya melakukan pekerjaan yang ringan, akan sangat kelelahan.

  • Demam

Pada gejala penyakit rematik juga akan mengalami demam. Namun, demam yang di rasakan tidak terlalu parah.

  • Mati rasa dan kesemuatan

Sekali sekali juga akan mengalami kesemuatan pada beberapa organ tubuh, bahkan akan mati rasa. Semua nya akan dialami untuk penderita penyakit ramatik.

  • Nyeri dada

Seperti hal yang dialami oleh penderita penyakit jantung. penderita rematik juga akan mengalami nyeri dada karena rematik juga akan menyerang otot pada jantung.

  • Sulit mengerakan kaki dan tangan

Jika gejala penyebab rematik semakin parah, tangan dan kaki yang semula hanya kesemuatan atau kaku maka akan mengalami sulit untuk di gerakan, sehingga untuk melakukan sesuatu memperlukan bantuan orang terdekat.

  • Ruam merah

Ruam merah tidak hanya terjadi untuk penderita gatal gatal, namun penderita penyebab penyakit rematik juga akan menimbulkan ruam merah ketika pembuluh darah mengalami peradangan. Ruam merah dan juga hitam bisa nya akan muncul pada permukaan kulit kuku.

  • Mata mengalami gangguan

Penderita rematik juga akan mengalami gangguan pada mata, seperti penglihatan kabur. Hal ini di karenakann penyebab penyakit rematik juga meradang pada saraf mata.

  • Gangguam lambung

Jika mengobati penyebab penyakit rematik dengan menggunakan obat kimia, maka efek samping juga akan berpengaruh pada lambung. Sehingga penderita nya akan di tambah rasa sakit pada perut, merasakan mual hingga muntah, buang air besar berdarah seperti penyakit wasir, dan fases akan berwarna hitam.

  • Fraktur

Fraktur atau patah tulang juga akan terjadi jika penyebab penyakit rematik di karenakan penyakit osteoporosis. Sehingga tulang akan keropos dan lama kelamaan dapat patah.

  • Memar

Karena penderita penyakit rematik akan menurunkan trombosit, sehingga tubuh akan mudah memar.

Penyebab penyakit rematik

  • Oteoporosis

Osteoporosis merupakan penyakit yang di sebabkan karena kepadatan tulang menipis. Sehingga tulang menjadi keropos. Sehingga lama kelamaan jika tidak segera di tangani dengan baik maka akan menjadi penyebab penyakit rematik. Karena osteoporisis tidak hanya menganggu tulang, namun pada semua sendi pun akan mengalami nya.

  • Asam urat

Penyakit asam urat juga bisa menjadi penyebab rematik. Karena asam urat tidak dapat mengahsilkan zat alami untuk tubuh. asam urat akan terasa menyakitkan karena berbentuk seperti kristal atau jarum. Sehingga jika tidak di tangani akan berkembang menjadi penyakit rematik.

Makanan yang harus di hindari penderita rematik

Ada beberapa makanan yag harus di hindari oleh penderita penyakit rematik, karena ketika dimakan akan membuat rematik kambuh, dan akan sangat menyakitkan pada otot dan juga sendi.

  • Daging merah

Daging merah memiliki serat yang terlalu banyak, sehingga akan sulit untuk di cerna tubuh. daging merah juga tidak boleh untuk di konsumsi pada penderita rematik. Karena daging merah mengandung banyak fosfor, sehingga jika kebanyakan akan membuat kalsium pada tubuh menipis.

  • Tomat

Buah tomat juga sebaik nya tidak di konsumsi pada penderita penyakit rematik. Karena biji pada tomat, tidak baik untuk persendian.

  • Susu

Jika sudah terkena asam urat atau penyakit rematik, sebaiknya tidak mengkonsumsi susu. Walaupun susu dapat menambah kalsium pada tubuh, teteapi kandungan purin yang ada pada susu akan menaikan asam urat pada tubuh, sehingga rematik juga akan kambuh.

  • Hewan laut yang bertempurung

Hewan laut seperti kepiting dan juga udang tidak boleh untuk di konsumsi. karena sama hal nya dengan susu, udang dan kepiting mengandung banyak purin, akan meningkatkan asam urat.

  • Minyak sayur

Minyak sayur atau minyak nabati yang di hasilkan dari kedelai dan bunga matahri, akan membuat peradangan otot dan juga sendi semakin meningkat.

  • Gula

Selain dapat menyebabkan sakit gigi., makanan yang mengandung banyak gula dapat membuat sendi akan merasakan nyeri.

  • Kafein

Jika tubuh mengalami dehidrasi maka nyeri pada sendi akan semakin parah. Oleh sebab itu hindari minuman yang mengandung kafein, karena kafein dapat membuat tubuh banyak mengeluarkan cairan.

  • Alkohol

Alkohol juga sebaik nya di hindari oleh penderita penyakit rematik. Karena alkohol dapat membuat penyebab rematik akan semakin parah.

Posted in Penyakit Rematik | Tagged , , , , | Leave a comment

Penyakit Rematik pada Lansia

Penyakit Rematik pada Lansia – Penyakit rematik merupakan salah satu jenis penyakit yang sudah terkenal sejak berabad-abad tahun yang lalu hingga saat ini. Penyakit rematik masih menjadi suatu hal yang sangat menakutkan karena penderitanya yang semakin bertambah. Satu dari enam orang didunia mengalami penyakit rematik, dan diperkirakan penderitanya setiap tahun akan mengalami peningkatan.

Penyakit Rematik pada Lansia

Penyakit Rematik pada Lansia

Penyakit Rematik pada Lansia

Penyakit rematik diambil dari bahasa Yunani, yakni rheumaticos. Dan lebih dikenal di bahasa latin rhematismos. Penyakit rematik biasanya menyerang bagian sendi, dan juga bagian anggota gerak yang lainnya misalnya adalah bagian tulang sendi, otot, serta tulang belakang, biasanya akan menimbulkan rasa nyeri serta kaku pada sistem musculoskeletal atau bagian sendi, tulang jaringan ikat dan juga dibagian otot. Biasanya penyakit rematik ini identik pada orang lansia, baik laki-laki atau juga wanita. Namun bukan tidak mungkin penyakit rematik menyerang usia muda. Penyebab dari penyakit rematik pada lansia adalah karena faktor dari gaya hidup yang kurang sehat. Penyakit rematik pada lansia adalah suatu hal yang sangat mengganggu. Rasa nyeri yang muncul biasanya menyerang bagian sendi di bagian kepala sampao sendi dibagian kaki sehingga akan menyebabkan batasan pada ruang lingkup dalam melakukan aktivitas. Sebaiknya jangan remehkan penyakit rematik ini karena jika Anda tidak melakukan pengobatan sejak dini, maka resiko kelumpuhan bisa saja terjadi, bahkan kecacatan, dan juga kematian untuk kasus yang sudah parah.

Gejala penyakit rematik pada lansia adalah :

  1. Penyakit rematik pada lansia yang akan kambuh disaat terjadinya perpindahan cuaca dari panas ke dingin, atau juga disaat cuaca mendung dan bahkan mau hujan, dan disaat Anda mengonsumsi pantangan makanan seperti kangkung, sayur bayam, kelapa, dan juga santan.
  2. Munculnya pembengkakan dan rasa nyeri sendi, biasanya nyeri sendi dibagian tangan
  3. Terjadinya pembengkakan pada tiga sendi, terjadi disaat yang bersamaan dan bahkan terjadi dengan bergantian pada daerah sendi yang lain.
  4. Terjadi suatu pembengkakan dan nyeri sendi pada kedua sisi tubuh yang sama, dan biasanya akan menyerang sendi pada bagian pergelangan tangan.
  5. Sakit pada sendi kadang menimbulkan pembengkakan pada bagian pergelangan jari tangan, kaki, bahu, lutut, dan pinggang, punggung, serta pada bagian leher.

Penatalasanaan dari penyakit rematik pada lansia adalah :

  1. Menggunakan obat-obatan
    Hingga saat ini masih belum ada obat yang spesifik dan juga khas yang bisa membantu mengatasi penyakit rematik khususnya penyakit rematik osteoarthtiris, karena patogenesisnya hingga saat ini masih belum jelas. Obat yang diberikan biasanya bertujuan untuk membantu mengurangi rasa sakit, dan selain itu juga meningkatkan mobilitas serta membantu mengurangi ketidakmampuan. Obat-obatan yang diberikan untuk jenis obat anti inflamasi yang bekerja sebagai analgetik dan juga membantu mengurangi sinovitis, walaupun tidak bisa memperbaiki atau juga menghentikan suatu proses patologis osteoarthritis.
  2. Perlindungan sendi
    Penyakit rematik pada lansia yang dilakukan dengan cara perlindungan sendi. Hal yang harus dilakukan adalah menghindari aktivitas yang berlebihan pada bagian sendi yang sakit. Dan pemakaian dari tongkat, alat listrik yang akan membuat kerja sendi semakin ringan.
  3. Melakukan diet
    Diet menurunkan berat badan pada mereka yang mengalami penyakit rematik pada lansia adalah untuk mengurangi munculnya keluhan serta peradangan yang terjadi.
  4. Dukungan psikososial
    Dukungan psikososial yang dibutuhkan pasien nyeri sendi akibat sifatnya yang terjadi secara menahun dan selain itu ketidakmampuan yang muncu. Dilain sisi, pasien yang ingin menyembunyikan ketidakmampuannya, dan pada pihak yang lainnya ingin orang lain ikut ambil perhatian akan penyakitnya. Pasien penyakit rematik pada lansia biasanya sering keberatan dalam menggunakan alat-alat pembantu karena faktor psikologis ini.
  5. Disfungsi seksual
    Disfungsi seksual yang banyak dialami oleh penderita penyakit rematik pada lansia ini biasanya adalah dibagian tulang belakang, paha dan juga lutut. Dan sering kali diskusi akibat ini harus segera dimulai dari dokter karena biasanya pasien masih enggan untuk mengutarakannya.
  6. Melakukan fisioterapi
    Fisioterapi sangat penting untuk proses penanganan penyakit rematik yang meliputi dengan pemakaian pada panas serta dingin dan juga program latihan yang tepat. Selain itu, pemakaian dari oanas yang seang akan diberikan sebelum latihan untuk membantu mengurangi rasa nyeri serta ketakutan. Dan di bagian sendi yang aktif sebikany diberikan dingin serta obat-obatan gosok dan jangan dipakai sebelum melakukan pemanasan. Berbagai sumber panas yang bisa dimanfaatkan adalah seperti Hidrokolator, bantalan elektrik, ultrasonic, inframerah, madin paraffin dan juga madi pancuran panas.
    Program latihan ini dilaukan dengan tujuan untuk membaantu memperbaiki gerakan sendi serta membantu menguatkan otot yan biasanya atropik disekitar daerah sendi.
  7. Operasi
    Penyakit rematik pada lansia yang dialami khususnya penderita penyakit osteoarthritis dengan melakukan operasi. Kerusakan sendi yang terjadi dengan nyata dan nyeri yang terjadi menetap serta kelemahan fungsi. Dan tindakan yang dilakukan adalah dengan melaukan osteotomy sehingga bisa membantu untuk mengoreksi ketidaklurusan atau juga ketidaksesuaian, debridement sendi untuk membantu menghilangkan fragmen tulang rawan sendi, serta untuk pembersihkan osteofit.

Itulah informasi mengenai penyakit rematik pada lansia, semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda semuanya. Terimakasih.

Penyakit Rematik pada Lansia

Posted in Penyakit Rematik | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Rematik Jantung

Penyakit jantung rematik adalah suatu respons peradangan akut yang mengenai:

1. Endokardium (endokarditis), termasuk katup-katup jantung
a. Pemarutan katup-katup jantung
b. Stenosis katup-katup

2. Miokardium (mikarditis)
3. Perikardum (perikarditis) dapat timbul adhesi pada jaringan sekitarnya.

Beberapa fakta tentang penyakit jantung rematik :

1. Individu yang mengalami demam reumatik 10%-nya juga mengalami penyakit jantung rematik.

2. Individu yang mengalami penyakit jantung reumatik 50%-nya juga mengalami stenosis mitral.

Posted in Penyakit Rematik | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Rematik

Istilah rematik berasal dari ilmu kedokteran kuno di Yunani, yaitu rheumaticos atau rheumatismos dalam bahasa latin. Kata asalnya, yaitu “rheuma” yang berarti “mengalir (ke bawah)”

Secara umum, orang selalu mengidentifikasikan perasaan nyeri, sakit, serta kaku pada otot, persendian, tulang dan ligamen (jaringan ikat) dengan istilah rematik. Dalam arti medis, rematik merupakan istilah yang kurang jelas dan tidak spesifik sehingga jarang dipakai dalam praktek kedokteran. Karena keluhan utamanya nyeri dan pegal-pegal, otomatis penyakit rematik sangat mengganggu aktivitas penderita, terutama aktivitas yang memerlukan gerak tubuh.

Rematik termasuk dalam kelompok penyakit reumatologi, yang menunjukkan suatu kondisi dengan nyeri dan kaku yang menyerang anggota gerak atau sistem muskuloskeleton, yaitu sendi, otot, tulang, maupun jaringan di sekitar sendi. Rematik banyak jenisnya, termasuk diantaranya asam urat (gout arthritis) yang merupakan jenis rematik yang paling populer dan banyak diderita penduduk Indonesia.

Persendian sebagai anggota gerak dapat mengalami kerusakan sehingga menimbulkan rasa nyeri yang disebut rematik. Rematik juga dapat menyerang anggota gerak lain, seperti otot, tulang, dan jaringan ikat. Rasa nyeri juga dapat menyerang anggota gerak lain, seperti patologis (penyakit) pada unsur-unsur yang ikut menyusun kerangka tubuh. Nyeri tersebut dalam istilah kedokteran diberi nama sesuai dengan lokasi gangguannya, seperti nyeri di sendi disebut artralgia, nyeri di tulang disebut osteodinia, nyeri di otot disebut mialgia, dan nyeri di saraf disebut neuralgia. Apabila rasa nyeri tersebut disertai dengan tanda peradangan, diberi nama sesuai dengan unsur yang ikut menyusun anggota gerak, seperti gangguan pada sendi disebut arthritis, pada tulang disebut osteotitis, pada otot disebut miostitis, pada saraf disebut neuritis, tendon (urat otot dan urat tulang) disebut endonitis, dan pada bantalan cairan di sekitar persendian disebut bursitis.

Faktor yang mempengaruhi munculnya rematik tergantung pada jenis rematiknya. Serangan pada jenis rematik yang satu dipengaruhi oleh faktor yang berbeda dengan jenis rematik lainnya. Rematik tidak hanya menyerang lanjut usia, tetapi menyerang tanpa memandang batas usia. Banyak jenis rematik yang belum diketahui penyebabnya, tetapi ada berapa faktor resiko yang mempengaruhi.

Berikut beberapa hal yang mempengaruhi timbulnya serangan rematik :

– Infeksi
– Pekerjaan
– Makanan
– Gangguan Imunitas
– Kelenjar/Hormon
– Faktor Usia
– Faktor Genetik
– Psikologis
– Lingkungan

Posted in Penyakit Rematik | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Pencegahan Penyakit Rematik

Sebelum terserang rematik, berikut ini petunjuk yang dapat dipraktekan :

– Lakukan olahraga yang aman dengan pemanasan yang cukup
– Kurangi aktivitas fisik yang berlebihan
– Selalu upayakan berat badan ideal
– Kurangi konsumsi makanan sumber lemak hewani
– Konsumsi buah dan sayur
– Relaksasi
– Hindari terlalu lama menonton TV atau bekerja dengan komputer
– Hindari pemakaian sepatu hak tinggi

Banyak obat untuk rematik beredar dipasaran. Namun, obat tersebut hanya mengatasi rasa sakit untuk sementara waktu. Setelah beberapa saat, rasa nyeri atau sakit itu timbul kembali. Pada dasarnya Anda dapat mengontrol kesehatan sendiri sebelum terjadi serangan yang lebih berbahaya. Perawatan sendiri merupakan usaha yang paling mudah dan tentunya aman.

1. Olahraga Ringan

Olahraga yang teratur memperbaiki kondisi kekuatan dan kelenturan sendi serta memperkecil resiko terjadinya kerusakan sendi akibat radang sendi. Selain itu, olahraga memberi efek menghangatkan tubuh sehingga mengurangi rasa sakit dan mencegah pengendapan asam urat pada ujung-ujung tubuh yang dingin karena kurang pasokan darah. Jalan kaki, bersepeda, dan joging bisa dijadikan alternatif olahraga untuk mengatasi rematik dan asam urat.Selain itu, olahraga yang cukup dan teratur memperkuat sirkulasi darah dalam tubuh. Namun, lakukan pemanasan dan pendinginan sebelum dan sesudah melakukan latihan inti. Hal ini untuk menghindari kejadian rematik lebih parah

2. Terapi Jus

Seperti yang telah diketahui, buah dan sayur kaya akan zat gizi. Kandungan vitamin, mineral, fitonutrien, dan serat makanan melimpah di kedua bahan makanan tersebut. Ternyata, kandungan buah dan sayur tersebut berkhasiat untuk kesehatan. Penelitian telah membuktikan kemujaraban buah dan sayur mengatasi ragam penyakit, dari ringan sampai berat.

Satu cara membuat khasiat buah dan sayur optimal sebagai terapi adalah dengan di jus. Terapi ini merupakan penyembuhan penyakit dengan memanfaatkan sari buah dan sayur. Caranya, bisa dengan diparut, serta diperas dan dilumatkan dengan tangan atau mesin (blender dan juicer). Terapi ini begitu mudah dipraktekkan karena jus bukanlah makanan asing dikeseharian Anda. Namun, perlu diingat bahwa terapi ini tidak bersifat tunggal. Artinya, lakukan terapi ini bersamaan dengan cara penyembuhan lain, yaitu olahraga, diet dan herbal. Yang penting juga, tetap kontrol kesehatan Anda dan konsultasikan terapi ini ke dokter

3. Terapi Herbal

Terapi herbal dilakukan dengan memanfaatkan tumbuhan obat yang diramu. Terapi ini sudah lama dikenal dan dipraktekkan sejak berabad-abad lalu. Sudah banyak bukti empiris yang menunjukkan keampuhan herbal mengatasi hampir semua penyakit. Beragam jenis tanaman obat juga sudah diteliti secara laboratorium untuk mengetahui kandungan zat dan efeknya.

Di antara ragam khasiat ramuan herbal, salah satunya adalah mengatasi rematik dan asam urat. Beberapa tanaman telah diketahui mengandung efek farmakologis yang membantu mengatasi derita rematik.

Posted in Penyakit Rematik | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Gejala Penyakit Rematik

Rematik merupakan penyakit yang menyerang anggota gerak, yaitu sendi, otot, tulang dan jaringan sekitar sendi. Keluhan yang sering muncul adalah nyeri, kaku, bengkak, sampai keterbatasan gerak tubuh. Nyeri pada rematik hampir sama pada saat keseleo. Namun, pada rematik disertai peradangan pada persendian dan kulit terlihat memerah akibat munculnya peradangan.

Gambar Penyakit Rematik

Penyebab rematik sangat bervariasi. Umumnya, dipengaruhi oleh masalah autoimun, yaitu sistem kekebalan tubuh berbalik menyerang jaringan persendian. Akibatnya, tulang rawan di sekitar sendi menipis. Sebagai gantinya, muncullah tulang baru. Di saat tubuh bergerak, tulang-tulang di persendian bersingungan. Kejadian inilah yang memicu rasa sakit dan nyeri yang tak tertahankan.

Selain faktor autoimun, ada beberapa pemicu rematik lainnya. Berikut dijelaskan beberapa faktor pemicu tersebut :

1. Pekerjaan

Sikap atau posisi badan yang salah saat melakukan pekerjaan akan memudahkan timbulnya penyakit rematik

2. Usia

Seiring dengan pertambahan usia, cairan dalam sendi yang berfungsi melumasi setiap gerakan mulai menipis dan mengental. Hal ini menyebabkan tubuh menjadi kaku dan mulai sakit jika digerakkan.

3. Makanan

Tidak semua jenis rematik dipengaruhi oleh faktor makanan. Rematik gout atau asam urat merupakan satu-satunya jenis rematik yang serangannya sangat dipengaruhi oleh makan. Mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung purin dan lemak dapat meningkatkan kadar asam urat.

4. Hormon

Osteoporosis atau penyakit keropos tulang merupakan jenis rematik yang banyak dirasakan oleh wanita setelah menopause. Kurangnya hormon estrogen setelah menopause memperburuk masa tulang yang sudah berkurang karena usia.

5. Kegemukan

Kegemukan memberikan beban berlebih pada tulang. Hal tersebut memengaruhi kesehatan sendi.

6. Cedera

Cedera akibat aktivitas fsik dan olahraga yang berlebihan dapat menyebabkan rematik

7. Psikologis

Ketegangan yang diliputi dengan kelelahan dan ketidakmampuan menangani tuntutan fisik menjadi faktor pencetus timbulnya rematik.

8. Radikal Bebas

Radikal bebas yang timbul karena pencemaran dan bahan kimia dalam makanan menjadi racun yang menurunkan daya tahan tubuh. Akibatnya, hal ini memperburuk kerusakan jaringan tubuh dan menimbulkan gejala rematik.

Dalam masyarakat, dikenal ratusan jenis rematik. Menurut lokasi patologik, rematik dibedakan menjadi dua kelompok besar, yaitu :

1. Rematik Artikuler

Rematik artikuler disebut juga dengan arthritis (radang sendi), merupakan gangguan rematik yang berlokasi di persendian. Rematik jenis ini terdiri atas arthritis reumatoid, osteoarthritis, dan gout arthritis

2. Rematik Non-Artikuler

Rematik non-artikuler atau ekstra-artikuler terjadi di luar persendian, terdiri atas bursitis, fibrositis, back pain dan skiatika.

Diantara banyak jenis rematik, asam urat (gout) merupakan jenis rematik yang paling banyak menyerang penduduk Indonesia.

Posted in Penyakit Rematik | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment